Raimz
jalan

Berima dengan "arah"—darah, tanah, salah

Hari ketiga minggu "jalan" adalah "arah" (arah, tujuan). Hari sebelumnya adalah "langkah".

55 kata, 29 di antaranya umum

Rima sempurna "arah" ada 55, dan 29 di antaranya umum—jumlah kata umum terbanyak minggu ini. Setelah "langkah" yang cuma punya dua pasangan kemarin, daftar ini terasa mewah.

Yang umum: darah, tanah, salah, wajah, basah, parah, patah, ramah, gagah, tabah, payah, jatah, madah, kawah, ranah, barah, wabah, zarah, cacah, karah, rajah, latah, gajah, panah, lapah, wadah, falah, fatah, syarah.

Semuanya berakhiran -ah. Sama seperti -an kemarin, ini akhiran yang sangat produktif, jadi daftarnya panjang tanpa usaha.

Arah dan salah

Pasangan paling langsung ada di sini: arah dan salah. Salah arah, salah jalan—ungkapan yang sudah biasa dipakai, ternyata juga berima sempurna. Satu baris lirik bisa dibangun hanya dari dua kata ini.

Di sebelahnya ada tanah (tanah, bumi) dan darah. Arah, tanah, darah: tiga kata yang sering muncul bersama dalam lagu tentang tempat asal dan perjalanan pulang.

Yang bukan tentang jalan

Sisanya sama sekali tidak berhubungan: gajah, panah, kawah, wabah, basah, marah. Ini pola yang berulang sepanjang minggu ini—kunci rima hanya mencocokkan bunyi, dan makna ikut atau tidak ikut sepenuhnya kebetulan.

Menariknya, kebetulan itu sering menguntungkan. Kemarin "langkah" bertemu "sanggah" (membantah). Hari ini "arah" bertemu "salah". Dua-duanya bisa langsung dipakai.

Lapisan yang lebih luas

Rima vokal "arah" melebihi batas tampilan 120 kata—wajar, karena pola a–a adalah pola paling umum dalam bahasa Indonesia, dan di lapisan itu "jalan" dan "langkah" juga ikut masuk.

Bunyi serupa berisi amar, alas, ajar, ada, apa, anal, adan, amat—semuanya diawali a-.

Cari "arah" di Raimz untuk melihat daftar rima dan pelafalannya.

← Kembali ke daftar